CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

1 Mei 2011

Memegang teguh keimanan pada Allah Swt


My rating: 4 of 5 stars


Novel ini bercerita tentang seorang pemuda bernama Muhammad Ayyas yang sangat teguh menjaga imannya. Segudang nasihat dan motivasi ada di dalam novel ini. Namun menurutku, kekurangannya cuma satu, yaitu endingnya. Novel ini tidak menceritakan kisah selanjutnya tentang kehidupan Ayyas pasca kematian Sofia alias Linor-perempuan Yahudi yang telah memeluk Islam yang minta ia nikahi sebelum akhirnya ia tertembak dan meninggal. Aku jadi berharap novel ini ada kelanjutannya dan tidak menggantung begitu saja.
Overall, novel ini bagus banget. Setiap kejadian pasti menentukan kejadian selanjutnya. Permainan alurnya juga good.
Jadi, 4 bintang untuk novel Bumi Cinta ini.



18 Apr 2011

The Truth About Forever by Orizuka


Judul : The Truth about Forever
Penulis : Orizuka
Penerbit : Gagasmedia
Tebal : 284 halaman
Harga : Rp. 30.000

Awalnya aku pengen beli novelnya kak Orizuka yang Our Story, tapi berhubung stoknya lagi gak ada dan berhubung aku belum pernah baca, jadi aku putuskan untuk beli yang TTAF ini.
Pertama kali lihat covernya, aku udah langsung tertarik. Soalnya didominasi warna hijau, warna kesukaan aku...http://www.emocutez.com
ditambah lagi kesannya yang misterius, yang membuat aku penasaran untuk cepat-cepat baca.

Singkat cerita,

Novel ini menceritakan tentang seorang cowok bernama Yogas. Awalnya kehidupan Yogas penuh kegembiraan. Kedua orangtua yang selalu ada untuknya ditambah lagi dia punya Eno dan Joe, sahabat-sahabatnya. Serta Wulan, sahabat sekaligus pacar yang membuat kehidupan Yogas tambah lengkap.

Tapi semua itu gak bertahan lama, sampai salah satu sahabatnya, Joe, menghancurkan kehidupan Yogas dengan menyuntikkan narkoba ke tubuhnya. Dan karena hal itu, Yogas divonis terinfeksi virus HIV! OMG!!!http://www.emocutez.com
Sejak itu, kehidupan Yogas 180 derajat berbeda, ayahnya pergi dari rumah karena malu mempunyai anak yang terinfeksi HIV dan ibunya tak henti-henti menangisi kepergian ayahnya. Semua orang menjauhinya, Wulan juga.... benar-benar sulit kehidupan Yogas.http://www.emocutez.com

Setelah 6 tahun kehancuran hidupnya, Yogas memutuskan pergi ke Yogyakarta untuk membalas dendam kepada Joe, orang yang menularkan HIV kepadanya. Selama pencariannya, Yogas nge-kos di kos-kosan yang udah reot. Disanalah ia bertemu dengan Kana, cewek baik, lugu, apa adanya, dan terobsesi menjadi penulis best-seller. Singkat cerita, Kana-lah yang akhirnya mencintai dan dicintai Yogas. Kena yang terus memberikan motivasi pada Yogas agar jangan menyerah dan terus berusaha mengejar cita-citanya, yaitu menjadi sutradara. Kana tak gentar, meskipun sering mendapat penolakan dari Yogas.
Endingnya... hikz..hikz.. sedih bangethttp://www.emocutez.com Ini novel ke-3 yang buat aku nangis setelah Hafalan Shalat Delisa (Tere-Liye) dan Autumn in Paris (Ilana Tan). Lanjutin yang tadi, endingnyaaaa..... Yogas meninggal...http://www.emocutez.com
Tapi bukan sebagai penderita HIV/AIDS, melainkan sebagai pahlawan karena nolongin anak-anak yang jatuh di jalan. Hikz... hikzz..

Salut deh sama Kak Orizuka yang udah ciptain novel ini
http://www.emocutez.com http://www.emocutez.com

Yang aku suka, penggambaran karakter tokoh utamanya kuat banget. Aku jadi bisa merasakan gimana perasaannya Yogas yang terinfeksi HIV. Tapi sayangnya, aku gak bisa memposisikan diri sebagai Kana. Gak tau kenapa. Karena itu, aku kagum banget sama sosok Kana. Dia cewek yang rajiiiiiiinnn banget, bayangin, dia mau bersihin kamar Yogas dan mencuci semua baju-baju kotor Yogas yang udah bertumbuk-tumpuk + jemur + nyetrika pula. Terusss... Kana juga gak gampang nyerah. Padahal sudah berkali-kali Yogas menolaknya mentah-mentah, karena Yogas gak mau berhubungan dengan siapapun lagi sejak pemvonisan HIV terhadap dirinya, tapi Kana tetap keukeuh dengan pendiriannya untuk tetap menykai Yogas. Bahkan, saat Yogas mengatakan bahwa dirinya gay! Kana masih saja tetap menyukainya. Kana terus meyakinkan Yogas bahwa ia tulus menyayangi Yogas apa adanya, bahkan Kana gak takut sama virus HIV yang udah bermilyaran di tubuh Yogas! Dan akhirnya, Yogas pun luluh. Wah.. benar-benar hebat saudara!!! Berikan applaus buat Kanaaaa... http://www.emocutez.com  

Sebenarnya, banyak lagi yang pengen aku ceritain tentang novel ini, tapi... ya sudahlah, sampai sini aja yaaa... hoho~ Kalau mau lebih lengkap, silahkan baca sendiri...
Kesimpimpulannya, novel ini mengajarkan kita tentang persahabatan, perjuangan hidup, dan cinta...
http://www.emocutez.com http://www.emocutez.com




15 Apr 2011

Maryamah Karpov by Andrea Hirata (Resensi Novel)



Judul Novel  :  Maryamah Karpov
Tahun  :  2008
Penulis :  Andrea Hirata
Jumlah Halaman  :  504
Penerbit  :  Bentang Pustaka
Harga  :  Rp. 79.000,00

            Setelah sukses dengan ketiga novelnya yaitu Laskar Pelangi, Sang Pemimpi dan Edensor, Andrea kembali mengulang kesuksesannya di industri perbukuan dengan meluncurkan novel berjudul Maryamah Karpov, novel keempat dari tetralogi Laskar Pelangi.
            Novel Maryamah Karpov menceritakan tentang perjuangan Ikal setelah ia berhasil menamatkan studinya di Universite de Sorbonne, Perancis. Ia kembali ke kampung halamannya di Belitong. Ia rindu pada orangtuanya, rindu pada Arai sepupunya, dan rindu pada gadis impiannya yaitu A Ling. Perjalanan yang ia lalui dari Jakarta ke kampungnya Belitong, di lalui Ikal dengan penuh perjuangan dan rasa letih. Namun semua seakan sirna bila ia terbayang wajah ayahnya, sosok pendiam yang sangat dirindukannya.
Cerita dibuka dengan kehadiran seorang dokter gigi muda bernama Budi Ardiaz Tanuwijaya yang ternyata adalah seorang wanita. Ia memilih mengabdi di daerah terpencil daripada menerima tawaran ayahnya untuk menjadi direktur perusahaan di kota San Fransisco. Kedatangannya disambut meriah oleh warga. Namun, setelah membuka praktik berminggu-minggu, tak ada satupun warga Belitong yang datang ke kliniknya dengan alasan tidak boleh memasukkan tangan ke dalam mulut kecuali muhrim. Mereka lebih memilih ke rumah dukun gigi Lim Siong Put alias A Put yang mengobati sakit gigi dengan cara yang ajaib, tanpa perlu membuka tekak, bahkan tanpa perlu disentuh secuil pun oleh A Put. Berbagai cara dilakukan oleh Ketua Karmun (kepala kampung) agar masyarakat mau meninggalkan perdukunan dan mau berobat ke klinik gigi, tapi sayang masyarakat tetap keukeuh pada prinsip yang mereka pegang.
Selanjutnya diceritakan perjuangan dan kerja keras Ikal untuk mendapatkan uang sebanyak-banyaknya. “Tak ada pekerjaan untuk seorang sarjana teori ekonomi di kampungku”, begitulah katanya. Ia melakukan pekerjaan apapun, mulai dari mendulang timah, membawa ikan, beras, gula, terasi dan barang-barang kelontong lainnya untuk dijual ke pelosok-pelosok desa. Semua itu ia lakukan demi sebuah perahu. Tepatnya membuat perahu. Keinginan membuat perahu itu didasari oleh berita yang menggemparkan seisi kampung Belitong. Berita tersebut mengenai penemuan dua jenazah yang terapung di laut. Konon kabarnya, dua jenazah tersebut tewas karena mencoba melarikan diri dari kawanan perampok yang bengis dan sadis di Pulau Batuan. Di tubuh jenazah itu terdapat rajah kupu-kupu. Rajah tersebut mengingatkan Ikal akan seorang perempuan yang pernah memperlihatkan rajah itu padanya. Perempuan itu adalah orang yang ia cari seumur hidupnya : A Ling. Ikal yakin, A Ling bertalian darah dengan dua jenazah tersebut dan pastilah ia merupakan salah satu penumpang kapal ke pulau Batuan. Pulau itu terkenal sangat berbahaya dan hanya dihuni oleh kelompok-kelompok lanun. Siapa saja yang berlayar kesana, jangan harap untuk bisa kembali lagi.
Ikal berniat ke Pulau Batuan untuk mencari A Ling. Walau pulau itu terdengar mengerikan dan banyak warga yang melarangnya, namun Ikal tidak menyerah. Satu-satunya cara untuk berlayar ke Pulau Batuan hanyalah dengan menggunakan perahu. Itulah sebabnya ia bekerja dengan keras yang tidak lain dan tak bukan hanya untuk membuat perahu. Dimana ada kemauan, disitu ada jalan. Niat Ikal untuk berlayar akhirnya dibantu oleh sahabat-sahabatnya (Laskar Pelangi) yang kini telah tumbuh dewasa dengan profesi yang beragam. Lintang yang cerdas membantunya membuat konstruksi dan desain perahu dengan perhitungan fisika, begitu juga Mahar, A Kiong, Samsons dan sahabat-sahabat lainnya yang juga membantu Ikal. Dengan modal semangat, bantuan dari sahabat-sahabatnya, dan sedikit ilmu, terciptalah sebuah perahu yang hebat. Perahu itu diberi nama “Mimpi-mimpi Lintang”.
Walaupun Ikal telah berhasil membuat perahu, masih saja orang-orang mencemoohkannya dan tak ayal Ikal menjadi objek taruhan masyarakat Belitong. Tapi itu semua tidak menjadi penghambat untuk Ikal. Bahkan, Ikal membuat orang terkagum-kagum dengan perjuangan hebatnya.
Setelah berhasil membuat perahu, Ikal berangkat ke Pulau Batuan bersama Mahar, Chung Fa dan Kalimut. Mereka memiliki misi yang berbeda-beda. Selama perjalanan, banyak sekali rintangan yang mereka hadapi mulai dari angin laut, pembajak sadis dan dunia mistik. Tetapi semua dapat mereka lewati. Akhirnya Ikal pun dapat menemukan A Ling, lalu membawanya kembali ke Belitong.
Novel Maryamah Karpov dan ketiga novel sebelumnya merupakan karya sastra yang unik. Andrea menyajikan sebuah genre yang disebut sebagai cultural literaty nonfiction, yaitu sebuah karya nonfiksi yang digarap secara sastra berdasarkan pendekatan budaya.
Melalui novel ini, pembaca dapat mengetahui budaya-budaya orang melayu di Belitong. Seperti kebiasaan membual dan melebih-lebihkan, juga kebiasaan menyematkan nama baru dibelakang nama asli, semata-mata untuk mengolok-olok bahkan merendahkan yang mempunyai nama. Contohnya, Munawir yang sering mengabarkan berita kematian seseorang lewat speaker TOA dijuluki Munawir Berita Buruk, Munaf yang jika berbicara senang memakai kata katakalah dijuluki Munaf Katakanlah, Marhaban yang selalu bertugas sebagai komandan pasukan baris-berbaris pada acara 17 Agustus dijuluki Marhaban Hormat Grak, Mustahaq yang mati-matian berusaha memodifikasi sepera motor rongsokan Honda V80-nya agar tampak seperti Harley dijuluki Mustahaq Davidson, dan Ikal sendiri adalah julukan yang ia dapat karena rambutnya yang ikal.
Kelebihan novel ini yaitu terletak pada kata-katanya yang puitis, penuh motivasi dan apa adanya. Alur yang dibuat maju-mundur justru tak membuat pembaca bingung, melainkan membuat pembaca semakin penasaran. Lelucon dan humor menjadi menu utama dalam novel ini. Tak jarang pembaca dibuat tertawa terbahak-bahak membaca kisah masyarakat Belitong yang lucu dan penuh guyonan.
Namun dibalik kelebihannya, novel ini juga mempunyai kekurangan. Jika kita simak, judul “Maryamah Karpov” pada novel ini tidak ada kaitan langsung dengan keseluruhan isi cerita. Nama Maryamah Karpov hanya beberapa kali disebut dalam novel ini. Maryamah Karpov digambarkan sebagai seorang perempuan yang biasa dipanggil Mak Cik Maryamah, mendapat tambahan nama “Karpov” karena sering terlihat di perkumpulan jago-jago catur di warung kopi Usah Kau Kenang Lagi dan mengajari orang langkah-langkah ala Karpov. Sedangkan didalam novel lebih banyak menceritakan tentang perjuangan Ikal untuk mencari tambatan hatinya.
Akan tetapi, terlepas dari itu semua, novel Maryamah Karpov adalah novel yang layak dibaca. Kata-katanya mampu menyihir pembaca, seolah-olah pembaca ikut menyaksikan petualangan Ikal dan sahabat-sahabatnya. Pembaca juga bisa merasakan betapa setiap kalimat yang diciptakan memiliki kekuatannya sendiri. Oleh karena itu, tetralogi Laskar Pelangi merupakan koleksi yang amat berharga untuk dimiliki dan merupakan legacy Andrea Hirata yang amat penting tidak hanya bagi sastra, dunia pendidikan, tetapi juga budaya Indonesia.
Novel Maryamah Karpov memberikan pesan kepada pembaca agar jangan takut untuk bermimpi. Semua yang kita impikan pasti akan terwujud asal kita berusaha untuk mewujudkannya. “Kuberitahu satu rahasia padamu, Kawan. Buah paling manis dari berani bermimpi adalah kejadian-kejadian menakjubkan dalam perjalanan menggapainya”.



28 Mar 2011

Sejarah "April Mop", masihkah kita ikut-ikutan merayakannya???

Teman-teman, sebelum kita ikut-ikutan merayakannya, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu sejarah dan latar belakang April Mop. 

Apaan sih April Mop? Biasanya orang akan menjawab bahwa April Mop, yang hanya berlaku pada tanggal 1 April, adalah hari di mana kita boleh dan sah-sah saja menipu teman, orang tua, saudara, atau sejenisnya, dan sang target tidak boleh marah atau emosi ketika sadar bahwa dirinya telah menjadi sasaran April Mop. Biasanya sang target, jika sudah sadar kena April Mop, maka dirinya juga akan tertawa atau minimal mengumpat sebal, tentu saja bukan marah sungguhan.
Walaupun belum sepopuler perayaan tahun baru atau Valentine’s Day, budaya April Mop dalam dua dekade terakhir memperlihatkan kecenderungan yang makin akrab di masyarakat perkotaan kita. Bukan mustahil pula, ke depan juga akan meluas ke masyarakat yang tinggal di pedesaan. Ironisnya, masyarakat dengan mudah meniru kebudayaan Barat ini tanpa mengkritisinya terlebih dahulu, apakah budaya itu baik atau tidak, bermanfaat atau sebaliknya.
Tahukah anda, bahwa perayaan April Mop yang selalu diakhiri dengan kegembiraan dan kepuasan itu, sesungguhnya berawal dari suatu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan???
April Mop, atau The April’s Fool Day, berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487, atau bertepatan dengan 892 H. Sejak dibebaskan Islam pada abad ke- 8M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi satu negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walaupun sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Got dan Navaro di daerah sebelah Barat yang berupa pegunungan.
Islam telah menerangi Spanyol. Karena sikap para penguasa Islam yang begitu baik dan rendah hati, banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol bukan saja beragama Islam, namun sungguh-sungguh mempraktikkan kehidupan secara Islami. Tidak saja membaca Al-Qur’an, namun bertingkah laku berdasarkan Al-Qur’an. Mereka selalu berkata tidak untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala hal yang dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya.
Selama itu pula kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun selalu gagal. Maka dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam Spanyol. Akhirnya mereka menemukan cara untuk menaklukkan Islam, yakni dengan pertama-tama melemahkan iman mereka melalui jalan serangan pemikiran dan budaya .
Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirimkan alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari daripada membaca Al Qur’an. Mereka juga mengirimkan sejumlah ulama palsu untuk meniup-niumkan perpecahan ke dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.
Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai Pasukan Salib. Penyerangan oleh pasukan Salib benar-benar dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang dibantai, tetapi juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang- orang tua. Satu-persatu daerah di Spanyol jatuh. Granada adalah daerah terakhir yang ditaklukkan . Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara-tentara Salib terus mengejar mereka.
Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara Salib mengetahui bahwa banyak muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentara Salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka. Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Namun beberapa dari orang Muslim diperbolehkan melihat sendiri kapal- kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan  Setelah benar- benar melihat ada kapal yang sudah disediakan, mereka pun segera bersiap untuk meninggalkan Granada dan berlayar meninggalkan Spanyol.
Keesokan harinya, ribuan penduduk muslim Granada keluar dari rumah-rumah mereka dengan membawa seluruh barang-barang keperluan, beriringan berjalan menuju pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai pasukan Salib, memilih bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumah mereka. Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara Salib menggeledah rumah-rumah yang telah ditinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika mereka membakari rumah-rumah tersebut bersama dengan orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya. Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan, hanya bisa terpana ketika tentara
Salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dengan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang para tentara Salib telah mengepung mereka dengan pedang terhunus.
Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara Salib segara membantai umat Islam Spanyol tanpa rasa belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman. Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia Kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (The April’s Fool Day). Pada tanggal 1 April, orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Bagi umat Kristiani, April Mop merupakan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara Salib lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekedar hiburan atau keisengan belaka.
Bagi umat Islam, April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Hari di mana ribuan saudara-saudaranya seiman disembelih dan dibantai oleh tentara Salib di Granada, Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas juga ada orang Islam yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Siapapun orang Islam yang turut merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan massal ribuan saudara-saudaranya di Granada, Spanyol, 5 abad silam.
Ya Allah, begitu mirisnya hati ini. Lalu, jika kita telah mengetahui sejarah April Mop yang memilukan itu, masihkan kita ikut-ikutan merayakannya yang notabene-nya adalah hari pembantaian saudara-saudara kita seiman? 

Allah SWT akan menjadi saksi bagi kita semua.
Wallahu a’lamu Bishowab.