CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

5 Jun 2011

Quotes of Ai - Winna Efendi

"Kehilangan memiliki cara tersendiri untuk mengubah orang-orang yang mengalaminya. Tapi melarikan diri tidak pernah menyelesaikan apa-apa"
― Ayah Ai
 "Mencintai adalah hal paling indah di dunia ini, terutama ketika kau melihat orang yang kau cintai bahagia" ― Sei
"Kita sudah ditakdirkan untuk bersama selamanya, kau dan aku" ― Ai
"Hal terpenting dalam cinta adalah persahabatan. Dan hal terpenting dalam persahabatan adalah cinta" ―Shin
"Cinta seperti sesuatu yang mengendap-endap di belakangmu. Suatu saat, tiba-tiba kau baru sadar, cinta menyergapmu tanpa peringatan."
 

4 Jun 2011

Ai : Cinta Tak Pernah Lelah Menanti

Judul : Ai : Cinta Tak Pernah Lelah Menanti
Penulis : Winna Efendi
Penerbit : Gagasmedia, 2009
Harga : Rp. 41,500

     Ini novel kedua kak Winna Efendi setelah Kenangan Abu-Abu. Novel yang berlatar di Jepang ini mempunyai cerita yang sederhana. Tentang dua orang yang sudah bersahabat sejak kecil. Ai dan Sei. Seiring berjalannya waktu, merekapun bertambah dewasa. Tanpa mereka sadari, mereka saling jatuh cinta. Akan tetapi mereka memilih untuk tidak mengungkapkannya. Sampai suatu saat mereka bertemu dengan Shin. Shin menyukai Ai. Begitu juga Ai. Ia memilih mengubur perasaannya terhadap Sei yang ia kira hanya bertepuk sebelah tangan. Ai sangat senang karena Shin tipikal orang yang menyenangkan dan selalu mengajarinya hal-hal baru padanya. Namun, takdir berkata lain, Shin meninggal karena kecelakaan dan Ai sangat terpukul saat itu. Sei juga, ia tak henti-hentinya menghibur Ai. Ia selalu ada saat Ai membutuhkannya. Tapi Ai tak menyadari bahwa ia telah membuat Sei terluka karena Ai tak pernah bisa melupakan Shin.

     Sebenarnya, cerita dalam novel ini sangat sederhana. Akan tetapi, kak Winna pandai meramu dan mengolah kata-kata sehingga menjadi cerita yang menarik. Aku sangat suka dengan penggunaan dua sudut pandang di novel ini. Sudut pandang Ai dan Sei. Dengan begitu, pembaca seolah-olah dapat merasakan perasaan Ai terhadap Sei, begitu juga sebaliknya. Dan yang paling aku suka dari novel ini yaitu.....endingnya!! Yap, happy ending tentunya. Penasaran? Baca sendiri yah... :D

Quote of this day

"Pemuda yang sungguh-sungguh mencintaimu tak akan menyentuhmu sebelum kau halal baginya"
―Guru Agama Islam di Sekolahku

3 Jun 2011

Ketika Aku Mencintainya

"Mencintainya membuatku tak bisa mencintai yang lain..."

 

Ketika aku mencintainya Yaa Rabbi...
Izinkan aku untuk selami dalam samudera jiwanya
Agar aku tak terlepas dalam lingkaran cintaMu

Ketika aku mencintainya Yaa Illahi...
Temani mimpiku bersama malaikatMu
Untuk temui mata bathinku agar bisa lebih dekat lagi dengan berjuta keikhlasan cintanya

Ketika aku mencintainya Yaa Rabbana...
Peluklah rindunya serindu Rasullullah padaMu
Agar cintanya menjadi sebuah kerinduan yang tak bernafsu

Ketika aku mencintainya Yaa Allah...
Tebarkan aroma-aroma kesturi ke dalam nuraninya
Agar cinta-cintanya yang telah Engkau beri menjadikan kecintaannya yang lebih padaMu

Ketika aku mencintainya Yaa Jabbar...
Teguhkan hatinya, sabarkan raganya
Agar aku semakin dekat dengan kekuatan cintanya karena cintaMu

Ketika aku mencintainya Yaa Rahman...
Tanamkan kerendahan cintanya
Bimbinglah dia agar tak berpaling dari kecintaanMu
Agar batas dari perjalanan yang pendek ini dapat menjadi keikhlasan karenaMu

Ketika aku mencintainya Yaa Rahim...
Jangan Engkau ubah keyakinannya hanya karena kelemahanku
Pesonakan syirnya di setiap seperempat malam
Hingga kecintaan ini dapat dilalui dengan ketenangan
Karena dengan kecintaanMu padaku dan kekasihMu...

Ketika aku mencintainya.....

#Kemudian.com